Sudut Pandang

Diera teknologi digital informasi, komunikasi tatap muka hampir terabaikan. Orang lebih suka komunikasi kebanyak orang dengan menggunakan alat komunikasi HP atau komputer. Dengan alat tersebut setiap orang dapat dengan mudah membuat, memanipulasi dan menyebarkan informasi di media sosial, baik dia sebagai anggota grup maupun di luar grup. Dalam  Anggogta di grup disetiap media sosial, apapun grupnya yang berada di Facebook, twitter, G+, WA dll. Untuk diketahui, setiap orang bebas mengupload/menyebarkan pesan dan informasi, namun demikian harus memahami etika berkomunikasi dalam menggunakan media sosial. Tanpa terasa, sering kebebasan itu menjurus ke arah isu SARA, pornografi, pornoaksi dll. Maksud dari postingan itu mungkin bermaksud bercanda, yang terjadi beda sudut pandang.

Sudut pandang, semua ini bisa terjadi pada sebuah postingan dalam sebuah grub maupun di luar grub pada media sosial. Ketika seseorang memposting dengan maksud untuk bercanda, oleh pemilik akun lain ditanggapi berdasarkan sudut pandangnya. Dengan demikian maka terjadilah debat postingan dalam grub tersebut. Apa sudut pandang? “Sudut pandang atau pesepsi adalah prakondisi pengetahuan sesaat setelah melihat objek.”

Sudut pandang (persepsi) terjadi dan dilatarbelakangi oleh beberapa hal, antara lain: daya imajinasi seseorang, emosional seseorang, gender, RAS, Agama, sosial, budaya, strata dalam kehidupan, dan sikap masing-masing individu, terkait dengan prakondisi pengetahuan sesaat setelah melihat (memperhatikan) objek (suatu kejadian).

Kepada pemilik akun atau anggota grup, bijaklah dalam menyikapi postingan dan sebelum memposting dan tidak mudah terprovokasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.